Ahmad Bin Khadhrawaih

Ahmad Bin Khadhrawaih

Abu Hamid – Ahmad bin Khadhrawaih al-Balkhy (wafat 240H./854 M.), salah seorang Syeikh besar dari kalangan Sufi, dan ia begitu agung dalam perilaku futuwwah. Ia belajar kepada Abu Turab an-nakhsyaby. Ketika datang di Naisabur ia berziarah ke rumah Abu Hafs, dan keluar pergi menuju Bistham menemui Abu Yazid al-Bisthamy. Ketika itu Abu Yazid berkata: “Ahmad, guru kami.”

Abu Hafs berkata: “Aku belum pernah melihat seseorang yang lebih besar hasratnya dan lebih benar kondisi ruhaninya dibanding Ahmad bin Khadhrawaih.

Saya mendengar Muhammad bin Hamid berkata:
“Aku sedang duduk di dekat Ahmad bin Khadhrawaih ketika ia sedang naza’. Ketika itu usianya telah genap sembilan puluh lima tahun. Sebagian murid-muridnya bertanya tentang suatau masalah. Tiba-tiba airmata Khadhrawaih mengalir, seraya berkata: “Anakku, sebuah pintu yang telah kuketuk selam sembilanpuluh lima tahun, sekarang sudah terbuka bagiku. Aku tidak tahu apakah bahagia atau celaka. Manakah jawaban bagiku?”

Ia berkata pula: “Tiada tidur yang lebih berat ketimbang kealpaan. Tiada belenggu yang memperbudak ketimbang syahwat. Bila saja muatan berat kealpaan pada dirimu tidak ada, tentu engkau tidak terbuai syahwat.”

Diterbitkan oleh Farid Fatsya

Ffatsya Glorious

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai