Dulaf Asy-Syibly

Dulaf Asy-Syibly

Abu Bakr – Dulaf bin Jahdar asy-Syibly (247 – 334 H./861-964 M.), berasal dari Baghdad, lahir dan besar di kota itu. Asal-usulnya justru dari daerah Asrysyariah. Ia berguru kepada al-Junayd dan tokoh pada zamannya dari kalngan ulama. Pada saat itu, asy-Syibly adalah syeikh besar di amsanya, yang meiliki budi ruhani, perilaku dan ilmu pengetahuan. Bermazhab maliky. Ia dimakamkan di Baghdad.

Pada akhir hayatnya ia bersyair:

Di mana pun tempat, bila aku mati di sana
Aku pasti jadi monumen bagi penduduknya

Ketika as-Syibly bertobat di majelis pengajian Khayr an-Nassaj, ia datang ke Damawand dan berkata: “Aku adalah penguasa negerimu, berikan aku jalan!” Ketika itu Mujahadah as-Syibly pada awal mulanya telah melampaui batas. Saya mendengar dari syeikh Abu Ali ad-Daqqaq mengisahkan, “Sampai kepdaku bahwa as-Syibly membuat celak di matanya begini dan begitu dengan garam, agar tebiasa terjaga malam, sehingga kantuk tidak pernah melandanya.”

Bila Bulan Ramadhan al-Mubarak tiba, as-Syibly benar-benar menekuni ibadatnya melebihi saat-saat lain, dan berkata: “Inilah bulan pertama yang mengagungkannya.”

Diterbitkan oleh Farid Fatsya

Ffatsya Glorious

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai